Sudahkah Melakukan Hal Ini Ketika Ayat Quran Diolok-olok?

Sahabat RKI Tulungagung, ketika ada orang yang mengolok-olok al Qur’an, ternyata Allah telah mengajarkan kita bagaimana cara meresponnya. Apakah dengan membuli orang tersebut? Mencelanya? Menyakitinya?

Ajaran Islam memang sangat indah, inilah yang perlu kita lakukan ketika ada yang mengingkari ayat-ayat Allah atau memperolok-oloknya, simaklah surah An Nisaa ayat 140:

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka (jauhilah/ tinggalkan).

Apa makna “Janganlah ‘duduk’ beserta mereka?”, artinya ketika kita mengetahui ada orang yang memperolok-olok al Quran, maka jauhilah ia/ isolasi orang ini. Jika ia adalah seorang pengacara, jangan pakai jasanya, jika ia penulis, jangan beli karyanya, jika ia seorang politisi, jangan ikuti partainya atau jangan pilih dirinya. Mengapa kita perlu melakukan ini? Allah Melanjutkan penjelasanNya:

“… Karena sesungguhnya (kalau kamu tetap mendukungnya, tidak menjauhinya), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam.” (QS. 4: 140)

Di akhir ayat tersebut seolah-olah Allah memberitahukan bahwa ada 2 golongan orang yang suka mengingkari/ memelesetkan arti ayat quran dan mengolok-olok ayat quran, yakni golongan orang munafik dan orang kafir. Wallaahualam.

Disadur dari http://www.ummi-online.com/sudahkah-melakukan-hal-ini-ketika-ayat-quran-diolok-olok.html

Advertisements